KAJIAN AGAMA di PONPES. AT TAUBAH "Membentuk Pribadi yang Lebih Baik bagi Warga Binaan Pemasyarakatan"

Pada hari Senin, 6 Oktober 2025, Ustad Mohammad Nanang Qosim (salah satu staff KUA Torjun), memenuhi undangan sebagai narasumber dalam kegiatan rutin Kajian Agama yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren AT TAUBAH. Pondok pesantren ini merupakan salah satu lembaga pendidikan yang unik dan inspiratif, karena didirikan atas kerjasama antara Rumah Tahanan (Rutan) Sampang dan Kementerian Agama Kabupaten Sampang. Tujuan utama dari pendirian pondok pesantren ini adalah untuk memberikan pendidikan agama dan pembinaan spiritual kepada para warga binaan pemasyarakatan, sehingga mereka dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan memiliki bekal untuk memulai hidup baru setelah bebas dari penjara.


Dalam kegiatan kajian agama ini, Ustad Mohammad Nanang Qosim memulai acaranya dengan mengajar ilmu Tajwid dan membaca Al-Qur'an bit tartil kepada para santri yang merupakan warga binaan pemasyarakatan. Beliau membahas tentang tajwid bab Ghunnah Musyaddadah dan mempraktekkan tartilul Qur'an dengan menggunakan lagu tartil Al-Qur'an maqam Jiharkah. Metode pengajaran yang digunakan oleh Ustad Mohammad Nanang Qosim sangat efektif, sehingga para santri menjadi khusyu' dan sangat antusias dalam mempelajari Al-Qur'an. Mereka tampak sangat bersemangat dan giat dalam mengikuti setiap instruksi yang diberikan oleh Ustad Mohammad Nanang Qosim.

Setelah mempelajari Al-Qur'an, kegiatan selanjutnya adalah kajian fiqh menggunakan kitab Safinatun Najah. Dalam kajian ini, Ustad Mohammad Nanang Qosim menjelaskan tentang berbagai aspek fiqh yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Para santri sangat antusias mengikuti kajian fiqh ini, terutama karena ada sesi tanya jawab yang memungkinkan mereka untuk memperdalam pemahaman mereka tentang fiqh. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi dengan Ustad Mohammad Nanang Qosim, sehingga tercipta suasana yang kondusif dan interaktif.


Setelah kajian fiqh selesai, para santri kemudian melaksanakan Sholat Ashar berjema'ah dan dzikir bersama. Kegiatan ini tidak hanya sebagai rutinitas keagamaan, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat ukhuwah dan meningkatkan kesadaran spiritual para santri. Dengan demikian, mereka dapat merasakan kedamaian dan ketenangan jiwa, serta memperoleh kekuatan untuk menghadapi tantangan hidup.


Kegiatan Kajian Agama di Pondok Pesantren AT TAUBAH ini merupakan salah satu contoh nyata dari upaya pemerintah dan masyarakat dalam memberikan pendidikan dan pembinaan kepada warga binaan pemasyarakatan. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan para warga binaan pemasyarakatan dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan memiliki bekal untuk memulai hidup baru setelah bebas dari penjara. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang besar bagi para santri dan masyarakat luas.

Postingan populer dari blog ini

Kegiatan Khotmul Qur'an oleh Pegawai KUA Torjun. ๐š๐šŠ๐š‹๐šž, 13 ๐™ฐ๐š๐šž๐šœ๐š๐šž๐šœ 2025

INFORMASI PERSYARATAN & PROSEDUR PENERBITAN DUPLIKAT KUTIPAN AKTA NIKAH di KUA TORJUN